Postingan

The Latest Story

NAURA

mawarrumi@yahoo.com Namanya Naura, mahasiswi PAI yang baru saja menyelesaikan kuliahnya tiga bulan lalu. Kesehariannya hanya di dalam rumah tanpa diketahui pasti apa pekerjaannya. Kabar yang bertiup di masyarakat bahwa Naura masih menunggu wisuda dari universitasnya. Menurut lanjutan info yang tersiar bahwa universitas tempat Naura menuntut ilmu belum memberi konfirmasi lebih lanjut terkait wisuda. Naura yang terlihat buru-buru memakai sepatu di teras rumah sembari membawa map coklat berhasil menarik perhatian ibu-ibu yang sedang jandon di rumah sebelah Naura. Bisik-bisik menjadi lebih menggema terdengar sampai telinga Naura. “Monggo, bu-ibu.” Sapa Naura ke halaqah jandon seraya mengangguk memberi hormat dalam jalannya. “Mau kemana, Nduk Naura? Kok tumben kelihatan batang hidungnya. Sudah di rumah lama kok ndak pernah main ya ke rumah tetangga.” Sanggah Bu Sri. Baru Naura mau menjawab, Bu Tri sudah menimpali, “Lha iya tho , Bu. Gak pernah kelihatan tapi kalau nyanyi-ny...

Mawar Rumi's Journey Diary #1

Mawar Rumi's Journey Diary #1

Mawar Rumi’s Journey Diary #2

“Your body is away from me, but there is a window open from my heart to yours.” ~Jalaluddin Rumi “Nduk... Nduk... Bangun. Hari sudah mulai petang. Sudah surup , waktunya sembahyang Maghrib.” Kata seorang nenek berdialek medok bertudung kain tipis berpakaian adat jawa sembari menggoyang lengan Mawar pelan-pelan. Mawar perlahan membuka matanya dengan sedikit kaget ada seorang nenek di dekatnya. Badannya tergerak duduk lebih tegak dan mengatur nafas agar terlihat senormal mungkin. Mata Mawar juga terbelalak melihat langit sudah berganti selimut menjadi jingga dengan hiasan burung-burung hitam kecil beterbangan. “Iya, Nek. Tidak terasa saya tidur lama disini. Oh iya, nenek siapa namanya? Asal nenek darimana kok jam segini masih di jalanan sini?” tanya Mawar sedikit penasaran atas kehadiran nenek itu di dekatnya. Sang nenek menengokkan kepalanya ke kanan kiri penuh waspada untuk memastikan tidak ada telinga lain yang mendengarkan pembicaraan mereka berdua. Lalu pandangan nenek it...